Banyak Diskon Palsu Saat Harbolnas, Ini Tanggapan Panitia

Techno Kaya Sugih

Terdapat banyak sekali diskon palsu pada event HARBOLNAS alias (Hari Belanja Online Nasional) pastinya membuat banyak masyarakat merasa kecewa. Dimana beberapa waktu lalu yang menyelenggarakan diskon palsu ini justru dari salah satu situs e-Commerce terkemuka. Dimana pihak seller membanderol harga sebuah smartphone dengan angka yang tidak sewajarnya kemudian diberikan diskon sehingga angkanya menjadi normal kembali. Hal inilah yang kemudian disebut dengan diskon palsu. Sehubungan degan hal tersebut, panitia pun akhirnya angkat bicara.

Dimana pihak Panitia HARBOLNAS menyatakan kalau sehubungan dengan adanya diskon palsu tersebut adalah memang bukan urusan mereka, akan tetapi adalah tanggung jawab dari pihak e-commerce yang bersangkutan. Dimana dasar kerja dari panitia HARBOLNAS sendiri hanya dalam bentuk memberikan wadah. Sehubungan dengan adanya diskon palsu tersebut, yang memiliki kewenangan penuh untuk menengur seller nakal tersebut adalah kewenangan dari pihak e-commerce itu sendiri.

“Panitia Harbolnas hanya gabungan dari e-commerce saja. Jadi kami kembalikan ke masing-masing e-commerce. Mereka yang dapat memberikan sanksi kepada seller yang menaikan harga tidak wajar. Konsumen harus pinter-pinter milih barang. Kita kalau ke ITC juga sering banding-bandingin harga ke toko-toko. Tidak langsung beli, kan?”

“Ini juga harusnya dilakukan di online. Tapi saat ini kami lebih menyerahkan ke masing-masing peserta untuk menegur seller yang melakukan itu (diskon palsu). Kalau dari Lazada, aku tidak bisa menjawab. Hari ini aku mewakili panitia Harbolnas,” kata Miranda Suwanto, Ketua Panitia Harbolnas 2016 yang juga menjabat SVP Strategic Partnership & Business Development Lazada.

Kemudian, Lion Parcel. juga mengungkapkan hal yang sama. Dimana diskon palsu memang tidak bisa dipungkiri kerap terjadi. Dimana akan adanya diskon palsu tersebut, pihaknya pun meminta agar para konsumen nantinya bisa lebih teliti dalam hal memilih produk yang baik. Disebutkan olehnya kalau untuk produk gadget tentunya akan sangat susah jika harus memberikan diskon yang terlalu besar. Pasalnya memang harga gadget sudah ada marginnya dengan keuntungan yang benar-benar sangat tipis.

Naikin harga kemudian didiskon sudah sering terjadi. Konsumen bisa terjebak kalau nggak aware. Gadget baru sulit untuk diskon besar. Kecuali yangobsolete 4-5 tahun lalu atau barang tak laku yang tersisa di gudang. Tapi mereka naikin dulu harganya sebelum didiskon,” tambah CEO Lion Parcel Gunardi Minah, seperti yang dilansir dari Detik (19/12/2016).

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

Most popular articles related to Banyak Diskon Palsu Saat Harbolnas, Ini Tanggapan Panitia